Pages

Subscribe:

Monday, 7 September 2015

Cerpen Rohani

“Ku Relakan Segalanya”


          Sudah bertahun-tahun ku jalani hari-hari indah denganmu. Perbedaan yang begitu banyak yang kita hadapi bersama. Cintalah yang menguatkan kita hingga 7 tahun ini. Rasa saling percaya, rasa saling mengerti, rasa saling menghormati dan rasa-rasa yang lainnya. Usia yang sudah tak lagi seperti anak kecil yang sudah pantas untuk menjalani kehidupan yang sesungguhnya. Tak berani aku tuk menghadap kedua orangtuamu. Dengan niat dan tekat yang bulat ku jalani dan kuhadapi semuanya dengan rasa cinta yang ku miliki kepadamu.

Christy       : ” Ibu, Ayah besok Andre ingin menemui kalian untuk membicarakan sesuatu untuk masa depan kami”
Ayah          : “ Apa dia ingin mempersuntingmu anakku?”
Christy       : “ Semoga hal itu terjadi”
Ibu             : “ Apa dia mau mempertaruhkan agamanya untukmu?”
Christy       : “ Aku tidak tahu bu”


Christy meninggalkan kedua orangtuanya di ruang tamu dan pergi ke kamar. Christy hanya merenungi nasib yang sedang di alami. Christy terdiam, menangis dan menceritakan segalanya kepada Bapa. Christy berdoa dan menceritakan segalanya kepada Tuhan “ Bapaku yang ada di Surga. Tuhan engkau maha tahu apa yang menjadi permasalahanku saat ini Bapa. Aku ingin semua harapan dan doaku selama ini terwujud Tuhan. Aku ingin bersama dengan Andre dan dia mau mengikutiMu Yesus. Selama ini kesungguhanku mengikuti segala ajaran dan firmanmu Bapa dan aku harap Andre bisa menerima ini semua. Dan semoga keesokan hari semua yang menjadi harapanku terjadi dan semua kan baik baik saja. AMIN”

Keesokan harinya andre datang sendiri ke rumah Christy. Andre menyampaikan apa yang menjadi tujuannya selama ini untuk meminang Christy.

Andre         : “ Ibu, Ayah kedatangan saya kesini ingin memberi tahu tujuan saya dengan Christy. Bahwa selama ini saya ingin selalu bersama dengan Christy untuk menghabiskan waktu ini hingga kami tua ”
Ayah          : “ Apakah kedua orangtuamu sudah tahu tentang hal ini. Dan kau tahu apa konsekuensinya?”
Andre         : “ Maaf sebelumnya saya belum berani membicarakan hal ini kepada kedua orang tua saya “
Ibu             : “ Kenapa begitu nak?”
Andre         : “ Saya belum siap untuk memberitahukan, bahwa saya siap menikahi Christy dan menerima konsekuensinya “
Ayah          : “ Kalau memang kamu yakin dan benar benar ingin mempersunting putri ayah datanglah dengan orang tuamu dan akan segera ayah antar ke gereja untuk membaptismu dan menikahkanmu dengan putri ayah “
Andre         : “ Baik yah”

Setelah Andre menemui Ayah Christy dan memikirkan segala hal dan konsekuensi yang akan di terimanya dan mengumpulkan mental untuk membicarakan semuanya kepada kedua orangtuanya.
Semenjak pertengkaran andre dengan kedua orangtuanya Andre sudah tak memberi kabar kepada Christy sama sekali dan hampir 1bulan. Andre yang menghilang entah kemana dan tak ada kabarpun membuat Christy semakin menjadi-jadi dan membuat dia menjadi Strees. Christy hanya menangis dan melamun tanpa sedikitpun tertawa. Perubahan Christy yang sering mengurung diri di kamar dan sering menyalahkan dirinya sendiri. Hingga Christy membenci Tuhan kenapa masalah sebesar ini harus dia tanggung “Apakah Tuhan sudah tak sanyang lagi kepada ku? Jadi buat apa aku selama ini mengikuti ajaran Mu?” ucapan itu begitu seringenapa masalah sebesar ini harus dia tanggung “Apakah Tuhan sudah tak sanyang lagi kepada ku? Jadi buat apa aku selama ini mengikuti ajaran Mu?” ucapan itu begitu sering di ucapkan Christy. Membuat  kedua orang tua Christy pun bingung harus bagaimana. Bulan sudah berganti dan tak ada sedikitpun kabar dari Andre. Orang tua Andre pun tidak tahu dimana Andre berada karena semenjak pertikaian itu Andre marah dan keluar dari rumah. Orang tua Andre datang ke rumah Christy dan menanyakan Andre kesana. Orang tua Andre sangat kasihan melihat keadaan Christy dan orang tua Andre membicarakan hal yang menjadi tujuan andre ke orang tua christy dan menyetujuinya. Seminggu setelah itu Andre datang ke rumah Christy.

Andre         : “ Syalom “
Ibu             : “ Syalom “
Andre         : “ Ibu, Christynya ada”
Ibu             : “ Ke kamar langsung “

Andre melihat Christy yang sangat depresi berat hingga strees. Andre mendekati Christy dan memeluk Christy. Dan Andre pun membisikkan kata-kata kepada Christy “ Aku akan menikahimu dengan Kasih Yesus Kristus “ dari kata-kata itu lah Christy mulai bangkit dari keterpurukan yang selama ini menghantui pikirannya.

“Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati.” ( 1 Petrus 3 : 8 ).

TUHAN MEMBERKATI

Karya : CR.



alkitab-bicara.blogspot.com

0 comments:

Post a Comment