“KASIH”
“Kasih”
salah satu perintah Tuhan Yesus “Aku
memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama
seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Aku
memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama
seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.”( Yohanes 13 : 34 – 35 )
Kasih
sangat erat hubungannya dengan kita, sering orang sekitar mengatakan bahwa
anak-anak Tuhan penuh dengan kasih. Kasih yang selalu kita berikan kepada orang
disekitar kita, dan tentu saja pada Tuhan Yesus.
Akan
tetapi, dewasa ini banyak dari kita yang perlahan dan tanpa sadar hidup tanpa
kasih. Banyak berita di media elektronik maupun cetak yang memberitakan tentang
banyaknya kasus-kasus kriminal, seperti ; pembunuhan, penganiayaan, pemerkosaan
dan lainnya. Bahkan yang lebih mencenangkan, pelaku tindak kriminal tersebut
tidak jarang adalah orang terdekat.
Padahal
semua perbuatan itu sangat bertentangan dengan apa yang Tuhan Yesus kehendaki.
Dia selalu menginginkan kita (anak-anak-Nya ) hidup dalam kasih yang tiada
berkesudahan.
Seorang
ahli Taurat pernah mencobai Yesus dengan suatu pertanyaan, “Guru, hukum manakah yang terutama dalam
hukum Taurat?” ( Matius 22 : 36 ) kemudian Yesus menjawab pertanyaan dari ahli
Taurat tadi, “Kasihilah Tuhan,
Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap
akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua,
yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”
(Matius 22 : 37b – 40).
Kasih dari Tuhan Yesus tanpa kita
sadari terus mengalir dalam kehidupan kita sehari-hari, karena kasihNya juga kita
diingatkan untuk selalu diberi kekuatan untuk menjalankan semua kegiatan kita.
Sekarang yang menjadi pertanyaan,
“DAPATKAH
KITA MENJALANKAN PERINTAH TERSEBUT ?”
“Inilah kasih itu: Bukan
kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan
yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.” ( 1
Yohanes 4 : 10 )
“Semakin besar kasih yang kita berikan, semakin
besar pula kebahagiaan yang kita dapatkan.”
TUHAN YESUS MEMBERKATI :)
Download versi pdf disini




0 comments:
Post a Comment