Pages

Subscribe:

Friday, 4 September 2015

Renungan , 5 September 205

“KASIH”
“Kasih” salah satu perintah Tuhan Yesus  Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi.”( Yohanes 13 : 34 – 35 )

Kasih sangat erat hubungannya dengan kita, sering orang sekitar mengatakan bahwa anak-anak Tuhan penuh dengan kasih. Kasih yang selalu kita berikan kepada orang disekitar kita, dan tentu saja pada Tuhan Yesus.


Akan tetapi, dewasa ini banyak dari kita yang perlahan dan tanpa sadar hidup tanpa kasih. Banyak berita di media elektronik maupun cetak yang memberitakan tentang banyaknya kasus-kasus kriminal, seperti ; pembunuhan, penganiayaan, pemerkosaan dan lainnya. Bahkan yang lebih mencenangkan, pelaku tindak kriminal tersebut tidak jarang adalah orang terdekat.

Padahal semua perbuatan itu sangat bertentangan dengan apa yang Tuhan Yesus kehendaki. Dia selalu menginginkan kita (anak-anak-Nya ) hidup dalam kasih yang tiada berkesudahan.
Seorang ahli Taurat pernah mencobai Yesus dengan suatu pertanyaan, “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?” (  Matius 22 : 36 )  kemudian Yesus menjawab pertanyaan dari ahli Taurat tadi, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (Matius 22 : 37b – 40).

Kasih dari Tuhan Yesus tanpa kita sadari terus mengalir dalam kehidupan kita sehari-hari, karena kasihNya juga kita diingatkan untuk selalu diberi kekuatan untuk menjalankan semua kegiatan kita.

Sekarang yang menjadi pertanyaan,            
                                                                    
“DAPATKAH KITA MENJALANKAN PERINTAH TERSEBUT ?”

“Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.” ( 1 Yohanes 4 : 10 )

“Semakin besar kasih yang kita berikan, semakin besar pula kebahagiaan yang kita dapatkan.” 

TUHAN YESUS MEMBERKATI :)

Download versi pdf disini




0 comments:

Post a Comment